Dear Jogja, kota yang hampir setahun ini saya tinggali.

Tidak pernah mengira kalau waktu berjalan demikian cepatnya. Mungkin, tak sampai akhir bulan ini saya bakalan keluar dari sini dan berpindah di tempat yang baru. Itulah kenapa saya membiarkan kondisi kamar saya (hancur) berantakan. Sebenarnya, ada perasaan risih dan memanggil jiwa asisten rumah tangga yang terbenam untuk sekedar merapikan. Tapi saya memilih bertahan dengan rasa malas.

Continue reading “#Jogja101 : Dear Jogja…”