Search

Aria T. Kharisma

Not as bitter as coffee. Not as sweet as sugar.

Category

Music

Listening to American Pie by Don McLean

The first time I heard this song was Madonna’s version in 1999 and never thought it already been released before and became a hits in 1971. Thanks to the old-man-singer at The Cavern Club. Well, some European cities maybe has grown with the influence of classical music, but Liverpool is different! The city has been touched by pop and rock n roll culture.

As one of the historic place for The Beatles, The Cavern Club, become a gathering pub for people of all ages to hear the 60’s and 70’s songs. Offcourse The Beatles’s songs are the main course.

You will not be familiar with the singer/band performing on the stage at The Cavern Club as most of them are indie, but do not doubt their musical ability. Some posters on the wall inside the pub, which still retained its authenticity, displaying some famous musicians who have performed there, such as Adele and Travis.

The Cavern Club
The Cavern Club

***

Btw, Don McLean is the original singer of American Pie and he is an American, but music can across the Atlantic. Nevertheless, as I read some resources from the internet, this song is one the biggest hits in the UK as well. Peaked at number two on the UK singles chart in 1971.

Liverpool, please take me back someday. I can’t get enough because you’re just too awesome to be visited only for a day.

Listening to American Pie by Don McLean

Preview it on Path

10 Songs That Makes (My) Winter 10 Times More Cold

Hanyalah cuaca sebagai satu-satunya alasan berubahnya susunan playlist di iPod, selain baru jadian atau dihempaskan pasangan karena tergoda rumput tetangga. Jika hujan seharian di Jakarta mampu membuat hati merana entah kata apa yang cocok untuk menggambarkan perasaan yang tersengat udara dingin di penghujung tahun. Gundah gulana? Nelangsa?

Continue reading “10 Songs That Makes (My) Winter 10 Times More Cold”

#Jogja101 : Treat My Self :)

Just as the rainbow that appears after the rain, or the flowers are blooming after the snow melts. That’s what I felt after took the IELTS exam on last Saturday. Exam that made me and maybe some of my friends like being haunted by terror during the last few weeks. Thank God, none of us who have to get sick and hospitalized, hahaha! Actually, I’m so nervous but I was determined to do the best I can and get through the exam as well as a prince have to fight a giant dragon to save a princess from the old witch.

Now, the rainbow of that Saturday was a ticket of musical event held in Jogja, Jazztraffic. A few days ago, I had been planning to go there after the exam, but rain down fairly heavy on that day with a long enough duration. I’m so worried about that.

Continue reading “#Jogja101 : Treat My Self :)”

[Album Review] Jeff Bernat – The Gentleman Approach

Apa yang paling nikmat untuk menghabiskan hari yang sedari pagi diguyur oleh hujan? Tidur dengan berlapiskan selimut tebal? Bisa jadi, tapi ada baiknya kalau terlebih dulu duduk di sofa besar nan empuk di pojokan dengan jendela besar bersama secangkir cokelat hangat ditambah dengan alunan lagu R&B / Soul yang berirama lambat. Mungkin album The Gentleman Approach milik Jeff Bernat bisa dijadikan pilihan.

Terdapat 12 lagu yang bisa dibilang berhasil mengeluarkan sisi romantis dan melow seseorang yang mendengarkannya, it works for me! Tak ada yang saya tahu banyak tentang si penyanyi selain youtube singer yang berasal dari negara tetangga, Filipina. Belum setenar Christian Bautista dengan pop baladanya, tapi dengan materi lagu yang ada di album The Gentleman Approach, I have to say, “He is deserved for more listeners”.

Mulailah mendengarkan dari track paling awal tanpa harus loncat ke lagu Call You Mine yang menjadi andalan. Sampai mungkin Anda tersadar lupa meminum cokelat panas yang ternyata sudah berubah menjadi dingin.

The Gentleman Approach

ps : thank you Nickhun to let people know this album 🙂

Skor : 3 / 5 (the sound quality is not bad but not that good, even buy from itunes)

[Video] Kewl Slow Dance!

Just found this video on youtube. Yes, I’m such a fan of Foster The People, so when i had free time, i love to look such a cover video(s) of them. Someone  in this video is not singing their song with different style, like acoustic -but doing (maybe) the greatest slow dance I’ve ever seen with dubstep version of Pumped Up Kicks as backsound. Yo Marquese Scott, you are AWESOME!

taken from their official web
Foster The People

[Album Review] Bruno Mars – Unorthodox Jukebox

Sampai sekarang masih suka mendengar lagu Just The Way You Are dari Bruno Mars? Tenang, you are not alone! His first album, Doo-Wops & Hooligans is still playing in my iTunes playlist. The most i love is Talking To The Moon. Well, this year he’s comeback with Unorthodox Jukebox album.

Album yang bergambar seekor gorila sedang merangkul jukebox ini berisi 10 lagu yang genre musiknya masih senada dengan dengan album senada tapi dengan lirik yang jauh lebih dewasa dan aransemen yang lebih cenderung heavy and dark, meskipun ada lagu yang terdengar seperti lagu jaman dulu dan ada yang berbalut musik reggae.

Kenapa harus menampilkan hewan gorila? Awalnya saya menebak sebagai benang merah dari video klip The Lazy Song yang sukses dengan topeng hewan yang masih satu kerabat dengan gorila, yakni simpanse, sekaligus untuk menghapus image kalau Bruno Mars tidak ada hubungannya dengan keluarga vampire ataupun manusia serigala setelah menyanyikan soundtrack untuk film Breaking Dawn, It Will Rain. Halah, analisanya kejauhan! Yang pasti sih, ada lagu yang berjudul Gorilla di album ini.

Lirik dewasa? Yup, that’s why di negeri asalnya, album ini diberi label Parental Advisory Explicit Content, meskipun untuk yang saya beli (di Indonesia pastinya) tidak ada stikernya. Nggak tahu kenapa. Se-pen-de-ngar-an saya sih cuma lagu Lock Out Of Heaven yang paling tersirat unsur seks-nya. Sembilan track sisanya, sepertinya aman.

Dari 10 lagu yang ada, paling suka dengan When I Was Your Man. Sederhana saja, karena di lagu dimaksud only Bruno and his piano. Awesome!

Beberapa kali mendengarkan album Unorthodox Jukebox, saya selalu mendengar lagu dari album sebelumnya. Sekedar untuk bring back my good mood.

Skor : 4 / 5

Unorthodox Jukebox
Unorthodox Jukebox

[Album Review] Boys Hate Summer – Hello Future

Seperti awal bulan yang lainnya, hasrat untuk menyambangi toko musik harus segera disalurkan. Sebuah sore yang absurd di sebuah mall ternama di Kota Depok. Ada yang bisa menebak dimana? Ada karet gelang menarik bekas bungkus nasi goreng buat yang menjawab dengan benar.

Boys Hate Summer. Diletakkan disebuah rak yang abjadnya tidak sesuai. Harusnya ada bersama artis berawalan huruf B -bersama Britney Spears, Bruno Mars, ataupun Broery Marantika , tapi entah kenapa bisa nyasar sampai huruf P. Dari nama dan tampilan cover-nya, saya kira band ini beraliran electropop dan ternyata saya salah setelah mendengarnya di rumah, bersamaan dengan tulisan ini.

Ada enam track dalam album Hello Future yang semuanya beraliran powerpop yang catchy, energetic, dan berirama cepat. Tiga lagu pertama berbahasa Indonesia dan sisanya Bahasa Inggris. Liriknya bertutur tentang percintaan dan senang-senang ala anak muda. Cocok buat yang butuh dukungan semangat kalau sedang mengerjakan tugas ataupun lembur hingga tengah malam.

Saya, lebih senang mendengar lagu mereka dengan menggunakan earphone ketimbang langsung dari speaker. Sentuhan synth lebih terdengar dengan jelas.

Score : 2,5 / 5

Boys Hate Summer

Blog at WordPress.com.

Up ↑