Search

Aria T. Kharisma

Not as bitter as coffee. Not as sweet as sugar.

Category

Personal

Something in the Eye

It was couple days ago I had something different of my vision when I woke up in the morning. Something floating in the corner of my right eye, like tiny fibers and motionless. The Dr.Oz tv show taught me if this kind of thing named as eye floater(s) (Oz and Roizen, 2013). And IMHO, in-my-half-baked-opinion, it is just a temporary disruption, the transition from my bad dream to the real world. Well in fact, the real world have more something bad than dream as it will be magically disappeared once you scream very loud, get sweat all over the face, and open the eyes. Second fact,  I do have kind of this experiences of eye floater before but never happened when waking from beauty sleep. Frequently, it happens if my eyes are tired from too long looking at your face.

Continue reading “Something in the Eye”

3 Things That Comes After Listening To Adele’s 25

She who has become your faithful-constant-and-loyal friend when you are in trouble with love relationship with someone four years ago, is coming back and says, “Hello… it’s me”. A lyric from a song that has never been forgotten to be sung lately. From the first verse to the last, or just on the chorus part.  Continue reading “3 Things That Comes After Listening To Adele’s 25”

Cerita Si Pundak

Kemampuan untuk beradaptasi bahwasanya adalah suatu bakat alamiah yang Tuhan turunkan kepada seluruh mahluk ciptaannya. Dari pelajaran biologi ketika masih menggunakan seragam putih-biru, ada banyak contoh mahluk hidup yang digunakan sebagai contoh dari yang namanya adaptasi. Bahwa jatuhnya dedaunan pohon jati ketika musim kemarau bukan karena si-pohon-jati ikut-ikutan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, beserta warganya yang berbondong-bondong memangkas rambut di kepala, merayakan kemenangan Persib menggondong juara liga. Ataupun ketika landak yang membangunkan duri-duri di tubuhnya, bukan karena dia mendadak merinding saat melihat sebuah penampakan di ujung jalan.

-oOo-

Continue reading “Cerita Si Pundak”

What Happens in Leeds Stays in Leeds

Meski detik adalah salah satu satuan waktu yang terkecil, tetaplah tidak ada manusia yang bisa menerka apa yang bakalan terjadi satu detik dari sekarang. Karena hidup selalu diwarnai dengan kejutan yang terkadang berujung bahagia atau nestapa yang menderaikan air mata. Dan bukan hanya waktu yang memasang ranjau-ranjau penuh misteri yang siap mengejutkan manusia tapi juga tempat yang baru. Continue reading “What Happens in Leeds Stays in Leeds”

Mengenang Bapak

9 Juli 2014. Selamat berpesta demokrasi, teman!

Bagi saya pemilihan umum bukan hanya berpartisipasi dalam menentukan nasib bangsa melalui calon pemimpin yang dipilih, tapi juga mengenang kebersamaan bersama almarhum bapak. Beliau adalah pengagum sosok presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno. Jauh sebelum saya mempunyai hak suara, ada sekian banyak cerita mengenai idolanya yang keluar dari mulutnya. Kemudian, ketika umur saya beranjak menjadi 17 tahun dan bisa berpartisipasi dalam urusan coblos-mencoblos di balik bilik tempat pemungutan suara, beliau bukan lagi memberi wejangan partai mana yang sebaiknya saya pilih, melainkan cenderung mendoktrin untuk menyamakan partai yang sama dengan dirinya. Rasa cintanya kepada sosok sang proklamator rupanya mengalir sampai kepada partai politik yang dipimpin langsung oleh garis keturunannya.

Continue reading “Mengenang Bapak”

Perihal Ujian : Jangan Kau Nodai Lembar Jawaban!

Semenjak dari yang namanya ikut ujian tertulis pertama kali, yang namanya lembar jawaban selalu berwarna putih. Pun kalau ada warna-warna lainnya, tetap saja putih yang paling dominan. Dari yang namanya memilih jawaban dengan diberi tanda silang, dilingkari hitam, ataupun essay, selalu saja kertasnya berwarna putih.

Continue reading “Perihal Ujian : Jangan Kau Nodai Lembar Jawaban!”

Perihal Ujian : Ketika Mahasiswa Salah Duga.

Reaksi kebanyakan mahasiswa yang akan menghadapi ujian mata kuliah yang didalamnya banyak terdapat proses perhitungan matematika, akan belajar banting tulang, putar otak, hingga mengorbankan jam tidur untuk begadang supaya lebih lancar dalam mengerjakan soal ujian. Saya termasuk satu diantaranya. Continue reading “Perihal Ujian : Ketika Mahasiswa Salah Duga.”

#Jogja101 : Unpublished Girlfriend

“Kapan kawin?”

“Masih jomblo aja!”

“Cari pacar, gih! Gak bosen apa sendirian melulu!”

Dulu sih sempat jengah dengan lontaran pertanyaan macam tersebut, tapi seiring berjalannya waktu dan pengalaman untuk makan manis, asam dan asinnya kehidupan terus bertambah kayanya telinga ini sudah cukup kebal menerimanya. Apalagi sampai kepikiran dan kemudian sakit hati. Duh!

Continue reading “#Jogja101 : Unpublished Girlfriend”

#Jogja101 : Deg-deg-an!

Berbulan-bulan memendam rasa deg-deg-an rasanya sungguh menyiksa. Hampir setiap malam, berharap kepada Tuhan untuk bisa merubah keadaan yang sejatinya apapun hasilnya adalah buah dari kerja saya. Ini bukan perihal mengenai asmara dan sejenisnya. Jika kau berpikir demikian, ada baiknya segera tutup halaman ini!

Continue reading “#Jogja101 : Deg-deg-an!”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑